Consultations

category: Ketetapan Pajak

Keuntungan memiliki NPWP Pribadi

Tanya:
1. Apakah perbedaan dan keuntungan bagi wanita single yang mempunyai NPWP Pribadi?
2. Bila wanita single bekerja dan mempunyai NPWP Pribadi, siapa yang harus melaporkan SPT Tahunannya, Perusahaan tempat ia bekerja atau ia sendiri?

Suzan (suzan_dwi@yahoo.com)


Jawab:
1. Dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) UU No. 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP), sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU No. 16 Tahun 2000 diatur bahwa ~Setiap Wajib Pajak mendaftarkan diri pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)~.

Dengan demikian bagi wanita single yang mempunyai penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dalam satu tahun pajak mempunyai NPWP adalah merupakan suatu kewajiban berdasarkan Undang-Undang. Bagi yang sudah ber NPWP, keuntungannya adalah dia dapat memenuhi semua hak dan kewajiban perpajakannya dengan jalan menghitung, menyetor dan melaporkannya ke Kantor Pajak sesuai dengan azas self assessment yang dianut UU Pajak.

Bagi yang tidak mempunyai NPWP (walaupun penghaislannya telah melampaui PTKP), maka dia dapat dikenakan tuduhan melakukan tindak pidana fiskal seperti diatur dalam Pasal 39 UU KUP karena tidak mendaftarkan diri dan tidak menyampaikan SPT sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam (6) tahun dan denda paling tinggi empat (4) kali jumlah pajak yang terutang yang tidak atau kurang dibayar.

2. Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 ayat (1) UU KUP, Wajib Pajak yang bersangkutan (yang mempunyai NPWP) yang harus melaporkan SPT Tahunan PPh-nya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dimana dia terdaftar.

Demikian jawaban kami.