Consultations

category: PPh - Lain-lain

Dasar Pengenaan Pajak untuk Jual Beli Rumah

Tanya:
Selamat siang Pak Prijohandojo,
Dalam waktu dekat ini, insya Allah, saya akan melakukan transaksi jual beli tanah dan bangunan dengan keterangan sbb: lt/lb 96/48 m2; NJOP Dasar PBB Rp30,4 jt; NJKP Rp22,4 jt; Nilai Jual RMH Rp 74,5 jt.

Pertanyaan saya adalah:
- Apakah dasar pengenaan pajak untuk jual beli RMH (luas tanah atau nilai transaksi)?
- Apa basis untuk perhitungan pajak tersebut (NJOP Dasar PBB atau NJKP)?
- Berapa besar (%) pajak yang harus dibayar oleh Penjual dan Pembeli?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan response Bapak.

Salam,

Devindra Ratzarwin (devindra@indo.net.id)


Jawab:
Ketentuan yang mengatur pengenaan pajak/PPh atas penghasilan yang diperoleh dari penjualan tanah dan/atau bangunan adalah PP No. 48 tahun 1994 yang telah dua kali dilakukan perubahan, yaitu dengan PP No. 27 Tahun 1996 dan PP No. 79 Tahun 1999.
Mengacu pada ketentuan tersebut diatas, maka:
- Dasar pengenaan PPh atas hasil penjualan rumah adalah jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan.
- Yang dimaksud dengan jumlah bruto nilai pengalihan tersebut diatas adalah nilai tertinggi antara NJOP PBB dasar) dengan nilai transaksi yang tertera dalam akte jual-beli (akte notaris).
- PPh yang terutang dan harus dilunasi oleh penjual adalah 5% dan bersifat final, sedang bagi pembeli terutang BPHTB dengan tariff sebesar 5% dari dasar pengenaan pajak (DPP) yang sama dengan DPP PPh.

Demikian jawaban kami.