Consultations

category: PPh - Pasal 21

Perhitungan PPh Pasal 21 dengan Cara Gross-up

Tanya:
Yth. Bpk. A Prijohandoyo,
Bisakah Bapak memberikan contoh perhitungan jika seluruh penghasilan di-gross-up pajak ditanggung perusahaan seluruhnya, dimana jumlah tunjangan pajak sama dengan jumlah pajak yang dibayarkan? Sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

Erich Chan (erich.chan@yahoo.com)


Jawab:
Saudara Erich, kalau Saudara pahami ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf e UU PPh - sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU No. 17 Tahun 2000 - yang menyatakan bahwa penggantian atau imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang diberikan dalam bentuk natura atau kenikmatan, kecuali….. dan seterusnya, tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto pada waktu menghitung Penghasilan Kena Pajak bagi WP dalam negeri dan BUT; maka pajak karyawan yang sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan adalah termasuk dalam pengertian kenikmatan dan bagi karyawan yang menerimanya adalah bukan obyek pajak. (Sesuai ketentuan Pasal 4 ayat (3) huruf d UU PPh).

Ketentuan-ketentuan UU PPh tersebut diatas menyiratkan bahwa pada dasarnya sekarang tidak dikenal perhitungan PPh Pasal 21 karyawan dengan cara gross-up dalam hal PPh Pasal 21 sepenuhnya ditanggung perusahaan/pemberi kerja.

Dengan demikian cara perhitungan PPh Pasal 21 yang sepenuhnya ditanggung perusahaan adalah sama dengan cara perhitungan PPh Pasal 21 yang sepenuhnya menjadi tanggungan karyawan. Namun kalau Saudara ingin melaporkan gaji gross, padahal perjanjian dengan karyawan adalah nett, saudara dapat membeli program komputer untuk perhitungan PPh 21 yang banyak dijual. Saya sudah tidak menyimpan rumus manual lagi.

Demikian penjelasan kami.