Consultations

category: PPN - Lain-lain

PPN atas penjualan apartemen (July 6, 2005)


Message :

Bapak tolong tanya, kalau perusahaan property yg membangun apartemen menjual apartemen dgn harga jual bangunan Rp 5jt/m2 ke konsumen ahkir yang tidak mempunyai npwp, maka PPnBMnya dipungut melalui media apa? Dan bagaimana cara pelaporannya ? Kalau yang beli ber-npwp maka dibuatkan faktur pajak standar dan didalamnya telah tertera PPnBMnya.
Terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

Dari : Hadi Soetikno

Jawaban

Saudara Hadi S, dengan memperhatikan ketentuan yang diatur dalam :

* Pasal 9 ayat (8) UU PPN (=Pajak Masukan yang tidak
dapat dikreditkan),

* Pasal 13 ayat (5) UU PPN (=syarat minimal hal-hal yang harus dicantumkan dalam FP),

* Kep.DJP No. KEP-524/PJ./2000 s.t.d.t.d. KEP-128/PJ./2004 (=syarat FP Sederhana) dan KEP-549/PJ./2000 s.t.d.t.d. KEP-433/PJ./2002 (= FP Standar), serta

* SE DJP No: SE-27/PJ.52/2003 (= mengatur a.l. tentang FP tidak sah)

Kami berpendapat bahwa dalam transaksi penjualan apartement dimaksud, Saudara dapat membuat FP Standar sehingga Saudara dapat memungut PPN dan PPn-BM terutang dari pihak pembeli (walaupun pembelinya tidak/belum ber NPWP).

Resiko yang akan diterima oleh pihak pembeli adalah “tidak boleh mengkreditkan FP Masukan yang diterimanya tersebut”, sedang bagi Saudara tidak ada sanksi /resiko apapun).
Pelaporannya tentu saja memakai sarana SPM PPN seperti yang biasa Saudara lakukan setiap masa pajak (bulanan).

Denikian pendapat kami.