Tax Holiday: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya?
- By Admin
- 30 June 2023
Tax holiday adalah fasilitas perpajakan berupa pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) badan yang diberikan kepada Wajib Pajak badan yang memenuhi persyaratan tertentu. Di Indonesia, fasilitas ini terutama ditujukan untuk mendukung investasi baru pada industri yang termasuk dalam kategori industri pionir.
Tax holiday bukan merupakan jenis pajak yang dikenakan kepada perusahaan. Sebaliknya, tax holiday merupakan fasilitas yang dapat mengurangi beban PPh badan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan perpajakan.
Apa Itu Tax Holiday?
Secara sederhana, tax holiday merupakan fasilitas pengurangan PPh badan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan yang memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu.
Fasilitas ini ditujukan untuk mendorong penanaman modal pada sektor-sektor yang dianggap strategis. Dengan adanya pengurangan beban PPh badan, perusahaan dapat memperoleh ruang fiskal yang lebih besar selama periode pemanfaatan fasilitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Di Indonesia, ketentuan tax holiday untuk industri pionir diatur dalam PMK Nomor 130/PMK.010/2020 sebagaimana telah diubah terakhir dengan PMK Nomor 69 Tahun 2024.
Apa Tujuan Tax Holiday?
Pemberian tax holiday merupakan salah satu instrumen kebijakan fiskal untuk mendukung kegiatan investasi. Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan kepastian dan dukungan perpajakan kepada perusahaan yang melakukan penanaman modal pada sektor yang memenuhi kriteria pemerintah.
Secara umum, kebijakan tax holiday dapat diarahkan untuk:
- Mendorong penanaman modal baru.
- Mendukung pengembangan industri pionir.
- Meningkatkan daya saing investasi di Indonesia.
- Mendorong pengembangan sektor strategis.
- Mendukung pertumbuhan kegiatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Apa Manfaat Tax Holiday?
Manfaat utama tax holiday bagi perusahaan adalah adanya pengurangan beban PPh badan selama periode pemanfaatan fasilitas sesuai dengan keputusan dan ketentuan yang berlaku.
Dari sisi investasi, fasilitas ini dapat membantu perusahaan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk kegiatan usaha, ekspansi, pengembangan fasilitas produksi, atau investasi lanjutan.
Bagi pemerintah, pemberian insentif perpajakan merupakan salah satu instrumen untuk menarik dan mempertahankan investasi pada sektor yang dianggap strategis bagi perekonomian.
Siapa yang Bisa Mendapatkan Tax Holiday?
Tax holiday tidak diberikan kepada seluruh perusahaan. Fasilitas ini ditujukan secara selektif kepada Wajib Pajak badan dalam negeri yang memenuhi persyaratan terkait penanaman modal dan kegiatan usaha.
Salah satu persyaratan penting dalam skema tax holiday industri pionir adalah adanya penanaman modal baru dengan nilai yang memenuhi batas minimum sesuai ketentuan.
Dalam ketentuan yang dijelaskan DJP, cakupan industri pionir mencakup berbagai sektor strategis, seperti industri logam dasar, pengilangan minyak dan gas, komponen mesin, infrastruktur ekonomi, serta sektor ekonomi digital.
Berapa Nilai Investasi untuk Mendapatkan Tax Holiday?
Dalam skema tax holiday industri pionir, salah satu persyaratan utamanya adalah memiliki rencana penanaman modal baru paling sedikit Rp100 miliar serta memenuhi persyaratan lain yang ditentukan dalam peraturan perpajakan.
Nilai investasi saja tidak otomatis membuat perusahaan mendapatkan tax holiday. Perusahaan tetap harus memenuhi kriteria industri, persyaratan administratif, komitmen investasi, serta ketentuan lainnya.
Berapa Besar Fasilitas Tax Holiday?
Bentuk fasilitas tax holiday adalah pengurangan PPh badan sesuai dengan skema dan ketentuan yang berlaku.
Besaran serta jangka waktu pemanfaatan fasilitas tidak dapat disamakan untuk semua perusahaan karena bergantung pada nilai penanaman modal, industri, persyaratan yang dipenuhi, serta keputusan pemberian fasilitas.
Karena itu, perusahaan yang berencana memanfaatkan tax holiday perlu melihat ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan dan keputusan fasilitas diberikan.
Aturan Tax Holiday di Indonesia
Ketentuan tax holiday untuk industri pionir antara lain terdapat dalam:
- PMK Nomor 130/PMK.010/2020 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.
- PMK Nomor 69 Tahun 2024 tentang perubahan atas PMK Nomor 130/PMK.010/2020.
PMK 69 Tahun 2024 menyesuaikan ketentuan tax holiday, termasuk aspek administrasi dan kebijakan pajak minimum global. Aturan tersebut juga menetapkan batas waktu pengajuan usulan pemberian fasilitas pengurangan PPh badan paling lambat 31 Desember 2025.
Untuk perusahaan yang telah memperoleh keputusan pemanfaatan fasilitas, ketentuan mengenai pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan persyaratan lainnya tetap perlu diperhatikan sesuai dengan aturan dan keputusan fasilitas yang dimiliki.
Apakah Tax Holiday Masih Ada di Indonesia pada 2026?
Tax holiday masih merupakan salah satu fasilitas PPh badan yang dijelaskan pemerintah untuk mendukung investasi pada industri pionir. Pada 2026, DJP masih mencantumkan fasilitas tax holiday untuk industri pionir dalam informasi mengenai fasilitas PPh badan.
Namun, perlu dibedakan antara keberadaan skema fasilitas dan batas waktu pengajuan. PMK 69 Tahun 2024 menetapkan batas waktu pengajuan usulan pemberian fasilitas pengurangan PPh badan sampai dengan 31 Desember 2025.
Karena ketentuan mengenai batas waktu pengajuan dapat berubah melalui regulasi baru, perusahaan yang ingin mengajukan fasilitas pada 2026 sebaiknya memastikan ketentuan terbaru dan jalur pengajuan yang tersedia sebelum melakukan investasi.
Perbedaan Tax Holiday dan Tax Allowance
Tax holiday dan tax allowance sama-sama merupakan fasilitas perpajakan untuk mendukung investasi, tetapi bentuk fasilitasnya berbeda.
| Aspek | Tax Holiday | Tax Allowance |
|---|---|---|
| Bentuk fasilitas | Pengurangan PPh badan dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan. | Antara lain pengurangan penghasilan neto dan fasilitas penyusutan atau amortisasi yang dipercepat. |
| Sasaran | Terutama investasi baru pada industri pionir yang memenuhi persyaratan. | Bidang usaha dan/atau daerah tertentu sesuai ketentuan. |
| Karakter fasilitas | Berupa pengurangan PPh badan. | Berupa berbagai pengurangan atau kemudahan dalam penghitungan penghasilan kena pajak. |
Salah satu ketentuan yang berkaitan dengan tax allowance terdapat dalam Pasal 31A UU Pajak Penghasilan. Karena itu, fasilitas Pasal 31A sebaiknya tidak disebut sebagai tax holiday agar kedua istilah tersebut tidak tertukar.
FAQ Tax Holiday
Apakah tax holiday merupakan jenis pajak?
Bukan. Tax holiday merupakan fasilitas perpajakan berupa pengurangan PPh badan yang diberikan kepada Wajib Pajak yang memenuhi persyaratan tertentu.
Apakah semua perusahaan bisa mendapatkan tax holiday?
Tidak. Tax holiday diberikan secara selektif kepada perusahaan yang memenuhi kriteria industri, nilai investasi, persyaratan administratif, dan ketentuan lainnya.
Berapa minimal investasi untuk tax holiday?
Untuk skema tax holiday industri pionir yang dijelaskan DJP, salah satu syarat utamanya adalah rencana penanaman modal baru paling sedikit Rp100 miliar. Selain nilai investasi, terdapat persyaratan lain yang harus dipenuhi.
Apakah tax holiday sama dengan tax allowance?
Tidak. Tax holiday merupakan fasilitas pengurangan PPh badan, sedangkan tax allowance memberikan bentuk fasilitas yang berbeda, antara lain pengurangan penghasilan neto serta penyusutan dan amortisasi yang dipercepat.
Apakah Pasal 31A UU PPh merupakan tax holiday?
Tidak. Fasilitas berdasarkan Pasal 31A lebih tepat dikategorikan sebagai tax allowance, sehingga tidak sebaiknya disamakan dengan tax holiday.
Apakah tax holiday masih dibahas pada 2026?
Ya. Tax holiday masih tercantum sebagai salah satu fasilitas PPh badan untuk industri pionir dalam informasi perpajakan pemerintah pada 2026. Namun, perusahaan harus memperhatikan batas waktu pengajuan dan ketentuan terbaru yang berlaku karena PMK 69 Tahun 2024 menetapkan batas waktu pengajuan usulan sampai 31 Desember 2025.
Artikel diperbarui: September 2026
Baca juga: Cara Menghitung PPh 21
Comment